Indra Gunawan > Teknologi

Selamat Datang di Tempat Menulis dan Berbagi Inspirasi Buatan Indonesia

Tanggal 13 Juni 2019 atau sebulan yang lalu saya memulai menulis di medium.com untuk menumpahkan pemikiran dan perasaan saya. Medium bisa dibilang adalah tempat menulis (blogging platform) asal Amerika yang sangat simpel dan mudah digunakan. Namun seminggu berjalan, saya menemukan beberapa kekurangan :

  1. Ketika artikel saya dibaca, di bagian bawah yang muncul adalah artikel orang lain. Saya berharap itu adalah artikel saya yang lainnya sehingga pembaca bisa membaca artikel saya lainnya yang terkait.
  2. Tidak bisa mengelompokkan artikel dalam beberapa topik. Semisal saya membuat artikel dengan topik Bisnis dan artikel dengan topik Kehidupan. Jika bercampur, orang yang hanya menyukai topik Bisnis akan terganggu dengan artikel bertopik Kehidupan, dan sebaliknya.
  3. Medium sangat terang-terangan mendukung geng pelangi yang notabene dilarang oleh ajaran agama saya dan negara saya. Terlihat dari perubahan logo beberapa waktu yang lalu dan adanya topik khusus yang membahas hal tersebut di medium. 

Saya lalu teringat beberapa tahun yang lalu saya ingin sekali bisa membuat sebuah blogging platform terinspirasi dari kesuksesan Tumblr maupun Twitter yang mengkhususkan diri pada blogging dalam kalimat pendek (maks 150 karakter). Dari tiga kekurangan di atas dan menambahkan kesederhanaan medium yang bisa menumpahkan pikiran tanpa repot memikirkan tampilan (theme) di blogger taupun wordpress, saya mulai mengonsep blogging platform yang baru yaitu 

"Urgent Inspiration"

Alhamdulillah setelah seminggu berkutat denga kode, akhirnya hari ini sudah bisa digunakan. Dengan slogan Tulis & Bagikan 1 Inspirasimu Setiap Hari, 1 Hari 1 Inspirasi, 1 Tahun Ratusan Inspirasi, mudah-mudahan bisa memudahkan banyak orang untuk menyimpan dan membagikan inspirasi baik yang didapat setiap hari, siapa tau menjadi Amal Jariyah yang pahalanya terus mengalir yaitu berupa ilmu yang bermanfaat.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
 
― Pramoedya Ananta Toer


Baca Inspirasi Lainnya dari Indra Gunawan